Postingan

PLURALISTIK RELIGIUS

Jika merujuk ke asal bahasa Pluralisme berasal dari bahasa Inggris: pluralism, terdiri dari dua kata plural beragam dan isme paham yang apabila digabungkan memiliki arti beragam pemahaman, atau bermacam-macam paham, sebutan Pluralisme adalah termasuk kata yang ambigu dan memiliki banyak pengertian. Berdasarkan Webster's Revised Unabridged Dictionary (1913 + 1828) arti pluralism adalah: a. Hasil atau keadaan menjadi plural. b. Keadaan seorang pluralis; memiliki lebih dari satu tentang keyakinan gerejawi. c. Berarti beragam pemahaman, atau bermacam-macam paham. Pluralisme agama sendiri dimaknai secara berbeda-beda di kalangan cendekiawan Muslim Indonesia, baik secara sosiologis, teologis maupun etis. Secara sosiologis, pluralisme agama adalah suatu kenyataan bahwa kita adalah berbeda-beda, beragam dan plural dalam hal beragama. Pengakuan terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme yang paling sederhana, karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pe...

FENOMENOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN STUDI KEISLAMAN

Fenomenologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu phainomenon yang berarti sesuatu yang tampak, dan logos atau ilmu. Jadi, fenomenologi merupakan gejala atau apa yang menampakan diri pada kesadaran kita. Istilah fenomenologi pertama kali diperkenalkan oleh Edmund Husserl, seorang filsuf asal Jerman yang juga dikenal sebagai Bapak Fenomenologi pada awal abad ke-20 yang kemudian dikembangkan oleh para penerusnya di Gottingen dan Munich in Germany hingga bisa menyebar ke banyak negara. Fenomenologi lahir dan digunakan dalam studi agama sebagai sebuah metode penelitian ilmiah melawan pendekatan – pendekata teologis. Sejarah kemunculan awal fenomenologi berkembang pada abad ke-15 dan ke-16. Saat itu, terjadi perubahan terbesar dalam diri manusia terkait perspektif tentang dirinya. Pada masa sebelumnya, manusia cenderung memandang segala sesuatu dari sudut pandang ketuhanan. Kemudian, gelombang modernitas yang muncul berhasil mengubah cara pandang tersebut. Banyak filsuf yang pada akhirnya mene...

EPISTEMOLOGI MISTIS DAN SUFISTIK

Mistis adalah pengetahuan yang tidak rasional, yaitu pengetahuan (ajaran atau keyakinan) tentang Tuhan yang diperoleh melalui latihan meditasi atau latihan spiritual, bebas dari ketergantungan indera atau rasio. Pengetahuan mistis ialah pengetahuan yang tidak dapat dipahami rasio. Dalam Islam yang termasuk pengetahuan mistis ialah pengetahuan yang diperoleh melalui jalan tasawuf. Pengetahuan mistis ialah pengetahuan yang diperoleh tidak melalui indera dan bukan melalui rasio. Pengetahuan ini diperoleh melalui rasa dan hati. Yang menjadi objek pengetahuan mistis ialah objek yang abstrak-supra-rasional, seperti alam gaib, Tuhan, malaikat, surga, neraka dan jin. Pada umumnya cara memperoleh pengetahuan mistis adalah latihan yang disebut dengan riyadhah (latihan), dari situlah manusia dapat memperoleh pencerahan, memperoleh pengetahuan.  A. Epistemologi Pengetahuan Mistis Bagaimana pengetahuan mistis diperoleh? Objek empiris dapat diketahui sains, objek abstrak-rasional dapat diketahui...

PSIKOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN KAJIAN KEISLAMAN

1. Pengertian Psikologi Upaya untuk mendefinisikan psikologi adalah suatu pekerjaan yang sulit, karena luasnya cakupan yang menjadi permasalahan dan adanya perbedaan filosofis diantaranya para praktisi. Namun definisi umum yang biasanya digunakan adalah:Psikologi adalah ilmu tentang perilaku manusia dan binatang, serta penerapannya pada permasalahan manusia. Telah dikatakan bahwa psikologi adalah suatu ilmu.  2. Psikologi dalam Perspektif Islam Psikologi adalah ilmu jiwa atau suatu ilmu yang mempelajari tentang jiwa manusia. Karena menyangkut dengan jiwa maka sudah sepatutnya agama Islam sebagai agama yang universal mengambil bagian dan turut berperan untuk meningkatkan kemaslahatan ummat manusia. Banyak yang harus dibahas oleh psikologi tentang manusia dengan beragam kehidupannya. Pandangan-pandangan yang berasal dari khazanah Islam diambil sebagai dasar utama pengembangan psikologi Islami, contohnya fitrah, qalb, ruh, nafs, insan kamil, sabar dan syukur. Sebelum kita membahas leb...

SOSIOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN KAJIAN KEISLAMAN

  SOSIOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN KAJIAN KEISLAMAN KATA PENGANTAR Puji syukur kami berikan kepada Allah Swt atas nikmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah dengan Judul “Sosiologi Sebagai Pendekatan Kajian Keislaman”. Makalah “Sosiologi Sebagai Pendekatan Kajian Keislaman” ini dikerjakan dan dirancang guna memenuhi tugas mata kuliah metodologi studi Islam yang diampu oleh Bapak Ahmad Muzakki Anam. Kami juga berharap dengan dibuatnya makalah ini, tidak hanya berhenti sebagai tugas semata akan tetapi juga menjadi bacaan, sumber ilmu pengetahuan dan amal jariyah bagi kami selaku pembuat makalah. Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ahmad Muzaki Anam atas bimbingan dalam pembelajaran dan penugasan yang tentunya ditujukan untukk meningkatkan intelektual kami. Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini tentunya banyak luput dan kesalahan yang kami lakukan atau point point yang mungkin belum tersampaikan. Oleh karenanya, kami menerima seluruh bentuk kritik yang disampaikan oleh ...

ANTROPOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN KAJIAN KEISLAMAN

Pengertian Antropologi           Kata Antropologi berasal dari bahasa Yunani, anthropos dan logos. Anthropos berarti manusia dan logos berarti pikiran atau ilmu. Secara sederhana, Antropologi dapat dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari manusia. Menurut William A. Haviland, seorang antropolog Amerika, Antropologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari keanekaragaman manusia dan kebudayaanya. Dengan mempelajari dua kebudayaan tersebut, antropologi adalah studi yang membahas keanekaragaman persamaan dan perbedaan yang terjadi pada kehidupan manusia dan budaya yang ada disekitar mereka.          Dalam hal ini bapak antropologi Indonesia pun mendukung pendapat dari Haviland. Beliau menyatakan bahwa ntropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat, serta kebudayaan yang dihasilkannya. Dalam buku The World Book Encyclopedia International antropologi bermakna: “Antropol...

KAJIAN HISTORIS SEBAGAI PENDEKATAN DALAM KAJIAN KEISLAMAN

  PENDEKATAN HISTORIS Pendekatan historis merupakan penelaahan serta sumber-sumber lain yang berisi informasi mengenai masa lampau secara sistematis, bahwa pendekatan historis dalam kajian islam adalah usaha sadar dan sistematis untuk mengetahui dan memahami serta membahas secara mendalam tentang seluk-beluk atau hal-hal yang berhubungan dengan agama Islam, baik berhubungan dengan ajaran, sejarah maupun praktik-praktik pelaksanaannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.  Pendekatan kesejarahan sangat dibutuhkan dalam studi Islam, karena Islam datang kepada seluruh manusia dalam situasi yang berkaitan dengan kondisi sosial kemasyarakatannya masing-masing. Yaitu bagaimana melakukan pengkajian terhadap berbagai studi keislaman dengan menggunakan pendekatan histories sebagai salah satu alat (metodologi) untuk menyatakan kebenaran dari objek kajian itu. STUDI ISLAM MASA KLASIK Menurut Prof. Dr. Nasution, sejarah Islam secara umum dibagi menjadi tiga bagian besar yaitu  Pe...